Dijaman sekarang banyak orang yang mengeluh soal status jomblo mereka. apa yang salah dengan status itu? tak ada yang salah, hanya saja kebanyakan oranf ingin cepat-cepat untuk memiliki pasangan dan hidup bersama. entah itu karna faktor umur, desakan orang tua, teman dan lain sebagainya.

nah disini kita akan membahas cara untuk mendapatkan jodoh sesuai syariat islam.

berikut cara-caranya :

1. Benahi Hari & Luruskan Niat

“Sesungguhnya amalan itu tergantung niatnya, dan sesungguhnya setiap orang mendapatkan sesuai apa yang diniatkan, barang siapa yang hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya maka hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, dan barang siapa yang hijrahnya karena dunia yang akan didapatkan atau wanita yang akan dinikahi maka hijrahnya sesuai dengan apa yang dia niatkan.” (HR. Bukhari Muslim)

Jika niat kita benar, maka Insya Allah kita pun akan mendapatkan sesuai dengan apa yang kita niatkan. Jika kita berniat mencari jodoh karena lillahi ta’ala, semata hanya karena Allah, maka Allah pun akan mentaqdirkan kita bertemu dengan seseorang yang memiliki niat yang sama.

2. Perbaiki diri sendiri

Jika kita ingin mendapatkan jodoh yang baik, shaleh/shalehah, maka kita harus menjadi orang yang baik juga. Itulah maksud Allah dalam firman-Nya,

“Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah untuk wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan rezki yang mulia (surga)” (QS. An-Nur: 26).

3. Memperbanyak ibadah sunnah
Agar jodoh kita semakin cepat datang, kita juga perlu mendekati Allah dengan ekstra dekat.

Ibadah wajib HARUS tentu jangan sampe kelewat. Juga dengan menambah ibadah-ibadah sunnah seperti sholat tahajjud, sholat dhuha, shaum, tilawah Al Qur’an, infaq, dan lain-lain. Lakukan ibadah sunnah ini secara rutin setiap hari agar iman kita bertambah dan doa kita semakin dikabulkan Allah SWT

4. Memperluas pergaulan

Cara lain agar cepat mendapatkan jodoh adalah memperluas pergaulan. Dengan pergaulan yang luas kita juga lebih banyak mendapatkan pilihan. Tentunya harus di lingkungan yang baik jika jodoh kita ingin baik.
 
Seringkali jodoh itu datang bukan dari perkenalan langsung, tapi dari kenalan teman kita. Itulah gunanya pergaulan yang luas. Ibarat seorang nelayan yang menebarkan jaringan yang luas untuk mendapatkan ikan yang lebih banyak.

5. Memiliki kriteria yang tidak muluk

Mengapa jodoh sulit datang kepada kita? Salah satunya mungkin disebabkan karena kriteria jodoh kita terlalu muluk. Kita ingin jodoh yang mapan, ganteng/cantik, berpangkat, keturunan baik-baik dan beriman.

Keinginan semacam itu sah-sah saja, tapi jika hal tersebut dijadikan syarat untuk jodoh kita maka kita telah mempersulit diri sendiri. 

6. Meminta bantuan orang lain

Cara lain agar cepat mendapatkan jodoh adalah meminta tolong kepada orang lain yang reputasinya baik. Orang tersebut bisa saja guru mengaji, murobbi, teman, orang tua, saudara, dan lain-lain.

Jangan malu-malu untuk meminta bantuan kepada mereka dan jangan malu-malu juga untuk mengulangi permintaan kita secara rutin agar orang tersebut ingat bahwa kita meminta bantuan kepadanya. 

7. Menyatakan hasrat secara langsung

Bisa juga seorang wanita mendapatkan jodoh dengan cara menyatakan langsung kepada lelaki yang baik agamanya bahwa kita siap menikah dengannya. Ini adalah cara yang masih asing dalam budaya Indonesia. Namun cara ini sebenarnya Islami, karena pernah dilakukan Khadijah ra kepada Nabi Muhammad SAW. Khadijah ra yang lebih dahulu menyatakan hasratnya kepada Nabi melalui perantaranya.

Itulah ketujuh cara yang dapat diupayakan oleh setiap muslim dan muslimah dalam mencari jodoh. Cara-cara tersebut merupakan cara yang baik karena sesuai dengan tuntunan Islam. Semoga kita semua mendapatkan jodoh terbaik yang dipertemukan karena sama-sama mencintai-Nya.

8. Jangan putus asa dalam berdoa

Jangan pernah berputus asa untuk berdoa. Doa yang baik untuk mendapatkan jodoh adalah doa yang terdapat dalam surat Al Furqon ayat 74 : “Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa”.

Agar doa lebih terkabul, perhatikan juga adab-adab berdoa dalam Islam. Jadi jangan berdoa menurut versi kita sendiri. Berdoalah menurut apa yang diajarkan Allah dan Rasul-Nya kepada kita, niscaya doa kita akan lebih terkabul.
 
[reportaseterkini.net]
Published in BERITA

Attabayyun.com - Meski telah dijelaskan di dalam Al-qur'an, masih banyak saja manusia yang menanyakan perihal penyebab kematian dari Fir'aun. Fir'aun adalah salah satu penguasa Mesir kuno yang ada dizaman nabi Musa AS. Ia ditengelamkan oleh Allah.SWT di laut Merah saat hendak mengejar dan menangkap nabi Musa bersama para pengikutnya.

Di Akhit tahun 80-an, Prancis melakukan sejumlah penelitian dan eksperimen terhadap mumi Fir'aun. Dan Pemerintah Prancis meminta Mesir untuk mengirimkan mumi penguasa Mesir yang terkenal itu.

Sejumlah Arkeolog, pakar bedah, dan ahli anatomi dekerahkan untuk meneliti dan melakukan riset guna mengungkap kemisteriusan mumi Fir'aun. Penelitian berlangsung di sebuah kamar spesial di Monument Center.

Seorang dokter bedah senior dan ilmuan yang bertanggung jawab atas penelitian itu adalah Profesor Maurice Bucaille. selama proses sistem restorasi mumi itu berjalan, Profesor Maurice Bucaille terus memikirkan penyebab wafatnya Fir'aun.

Hingga larut malam ia menemukan sisa-sisa garam pada mumi Fir'aun. itu adalah bukti bahwa Fir'aun wafat akibat tenggelam di lautan. Namun satu pertanyaan masih tetap mengusik benaknya, "bagaimana tubuh mumi Fir'aun tetap utuh hingga sekarang meski pernah tenggelam di Laut?". seorang koleganya mengatakan bahwa tak usah pusing memikirkan hal tersebut karena dalam Islam telah dijelaskan bahwa Fir'aun memang wafat akibat tenggelam. Awalnya ia tak percaya, dan mengatakan jika penemuan itu hanya dapat diketahui melalui peralatan komputer canggih dan modern.

Maurice semakin tercengang saat kolage lainnya mengatakan bahwa  Al-Qur'an telah menceritakan perihal kematian Fir'aun dan badannya akan tetap utuh walau dia sudah tenggelam.

Maurice bertambah terkejut serta selalu bertanya-tanya, dari tempat mana kitab suci umat Islam ini mendapatkan data, sesaat mumi tidak ditemukan hingga 1898. Diluar itu Alquran juga baru diturunkan pada umat Islam sepanjang kian lebih 1400 th. setelah momen tenggelamnya Firaun. Mengingat juga hingga sebagian dekade lalu semua umat manusia termasuk muslim tidak paham kalau orang Mesir kuno mengawetkan firaun mereka?

” Bisakah diakui nabi Muhammad SAW tahu tentang ini kian lebih 1. 000 th. waktu lalu saat saya barusan mengetahu hal itu? ” fikir Maurice.

itulah yang selalu bergejolak dalam benak Maurice hingga mumi itu dikembalikan ke Mesir. 

Maurice pun mencari tahu soal Al-qur'an. dan setelah ia mengetahui cerita Fir'aun versi Islam ia langsung bertolak ke Arab Saudi. Saat itu di Arab Saudi diadakan konferensi medis yang di hadiri banyak ahli anatomi muslim.

Disana, Maurice memberitahu mereka tentang penemuannya, yaitu kalau badan Firaun itu tetaplah utuh bahkan juga sesudah ia tenggelam. Satu diantara peserta konferensi buka Alquran serta membacakan surat Yunus ayat 92 yang bercerita cerita bagaimana badan Firaun diangkat dari dasar laut dan atas izin Allah, badan itu bakal utuh supaya jadi bahan renungan untuk orang-orang yang berpikir selanjutnya.

Dalam kegembiraannya setelah dibacakan ayat itu, Maurice berdiri di hadapan beberapa peserta konferensi berkata, ‘Aku sudah masuk Islam serta yakin pada Alquran ini’.

Waktu kembali ke Perancis, Maurice Bucaille menggunakan 10 th. lakukan studi mengenai kesesuaian sebagian fakta ilmiah sekarang ini dengan yang di jelaskan dalam Alquran. Dia berusaha meyakinkan dianya kalau Alquran tak pernah bertentangan dengan satupun realita ilmiah.

Dia lalu menulis buku tentang Alquran yang menghebohkan seluruh negara-negara Barat, dengan judul, ” The Bible, The Qur’an and Science, The Holy Scriptures Examined In The Light Of Modern Knowledge. ”

Buku itu begitu laris dan bahkan ratusan ribu eksemplar sudah diterjemahkan dari bhs Perancis ke bhs Arab, Inggris, Indonesia, Persia, Turki dan Jerman. Bahkan juga tersebar ke nyaris semua toko buku di semua dunia.

” Segi ilmiah dari Alquran sudah mengejutkan saya sejak awal, lantaran fikiran saya belum pernah lihat demikian banyak kajian ilmu dan pengetahuan yang disuguhi secara akurat. Itu semacam cermin untuk ilmu pengetahuan yang telah ditulis dalam buku-buku ilmiah sampai kini padahal ilmu itu telah ada kian lebih 13 abad yang lalu, ” sepenggal catatan kata pengantar Maurice dalam bukunya.

 

(negaraislam.com)

 

Published in BERITA
Thursday, 17 November 2016 00:00

Hukum Membunuh Semut Dalam Islam

Attabayyun.com-Jakarta- Semut adalah serangga kecil yang sering kita temui dimana saja, tak terkecuali dirumah. tak jarang kita merasa risih atas keberadaan semut yang terkadang membuat rumah tampak kotor.

apalagi semut merah, yang jika menggigit kulit manusia akan mengakibatkan bentol dan gatal. hal inilah yang membuat manusia tak segan-segan membunuh semut dengan berbagai cara. namun, pernahkah anda berpikir apa hukum membunuh semut dalam islam?

dalam hadist yang diriwayatkan oleh Ahmad dan Abu Daud, Rasulullah SAW memberitahukan bahwa ada 4 macam hewan yang tak boleh dibunuh.

"Rasulullah shallallahu 'alaihi wassalam bersabdah: dilarang membunuh empat jenis binatang, yaitu: semut, lebah, hudhud, suradi" (HR. Ahmad dan Abu Daud)

namun, hukum itu jelas tidak berlaku jika hewan tersebut membahayakan dan mengganggu manusia. namun disarankan, jika benar hewan itu mengganggu dan membahayakan maka usirlah terlebih dahulu. jika tidak bisa, maka bunuhlah.

namun, adapun cara membunuhnya dilarang menggunakan api. karna dalam hadist nya Rasulullah mengatakan, bahwa hanya Allah SWT yang boleh melakukannya.

dari Ibnu Mas'ud RA, Rasulullah dan para sahabat singgah ketika melakukan safar dan setelah itu beliau melihat ada sarang semut yang dibakar.

"siapakah yang membakar ini?," tanya Rasulullah.

"kami," jawab para sahabat.

Nabi kemudian bersabdah " tidak boleh membunuh dengan api, kecuali Rabb pemilik api (Allah)" (HR. Ahmad)

lantas bagaimana dengan membunuh menggunakan air panas?

menurut para ulama, bahwa membunuh hewan dengan air panas sama saja dengan membunuhnya menggunakan api dan itu dilarang.

menurut fatawa syabaka islamiyah menyatakan, "membunuh dengan air mendidih termasuk membunuh dengan api dan termasuk penyiksaan yang bertentangan dengan prinsip membunuh dengan cara yang terbaik. karena itu, tidak diperbolehkan"

nah, dengan ini diperjelas, bahwa boleh saja membunuh semut asalkan semut itu benar-benar membahayakan dan mengganggu anda. namun ada baiknya, usirlah semut itu dengan cara baik-baik. dan dilarang membunuh menggunakan api dan air mendidih karena itu bukanlah prinsip membunuh hewan dengan cara terbaik.

(kabarmakkah.com)

Published in BERITA
Wednesday, 19 October 2016 00:00

Nilai Islam Dalam Dunia Maya

Attabayyun.com -Jakarta- Santri harus menjadi duta dalam pencegahan paham radikal terorisme, utamanya di dunia maya atau media cyber.
Caranya, santri yang telah dibekali ilmu agama yang baik bisa berdakwah dan menyebarkan nilai-nilai Islam secara utuh sesuai ajaran Rasulullah SAW melalui internet dan media sosial.
“Santri bisa menebarkan hadits yang indah dan bagus, ayat-ayat Al Quran yang lengkap supaya orang tahu sehingga tidak melakukan kekerasan, makan haram, maksiat, tidak menggunjing, tidak dusta, apalagi memfitnah dan membunuh. Seandainya dalam sehari, satu santri memposting satu ayat, satu hadits, perilaku Rasulullah SAW yang indah, itu pasti bermanfaat bagi umat agar tidak terkena ‘virus’ dari kelompok radikal terorisme,” papar Prof. Dr. Ahmad Satori Ismail, guru besar UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta, Rabu (19/10/2016).
Menurutnya, pesantren adalah lembaga yang mengajarkan agama Allah secara utuh. Karena itu selama digembleng di pesantren, santri diajarkan agama tidak hanya masalah ibadah, tapi juga akidah, akhlak, ekonomi, budaya, dan sosial. Latar belakang itu akan membuat peran santri dalam meluruskan paham radikal terorisme akan lebih efektif.
Tidak hanya untuk memberikan pemahaman kepada orang lain, lanjut Satori, dengan pengetahuan santri tentang Islam yang utuh juga akan menjadi benteng pribadi para santri sendiri agar tidak terjebak dan termakan bujuk rayu untuk mengikuti paham radikal terorisme.
“Santri wajib mengokohkan agama dengan baik, berta’amul dan bermuamalah dengan lainnya agar semuanya menjadi indah dan damai,” tutur pengasuh beberapa pesantren di Jawa Barat dan Banten itu.
Satori mengumpamakan bahwa yang namanya internet itu seperti hutan belantara. Di sana banyak ‘bangkai dan kotoran’, tapi juga banyak hal-hal yang bermanfaat. Hal itu harus disadari para santri bila melakukan aktivitas di dunia internet.
Bila saa tidak memiliki pemahaman agama yang utuh, ia khawatir bila ada informasi dari web dan akun tertentu bisa membuat mereka terperosok melakukan perbuatan anarkis, teroris, serta perbuatan tidak toleran lainnya.
“Maka kewajiban para ulama dan ustadz, bagaimana menampilkan Islam secara utuh dan menyampaikan ajaran islam seperti yang dibawa Rasulullah SAW, indah, lembut, penuh dengan kasih sayang. Insya Allah dengan bekal itu, santri bakal mampu menjadi duta bagi bangsa ini dalam memerangi propaganda radikal terorisme di dunia maya,” jelas Ahmad Satori Ismail.

Published in BERITA
Tuesday, 18 October 2016 00:00

Islam Di Negeri Ufuk Barat

Attabayyun.com -Jakarta- Maroko, negara yang terletak di Afrika Utara ini, di antara sekian kawasan yang menjadi saksi kesuksesan Islamisasi abad pertama kedatangan Islam. Sejarah mencatat sejak Islam diperkenalkan oleh Uqbah bin Nafi' pada 680 M, jenderal pada masa Dinasti Umayyah di Damaskus, risalah Muhammad SAW ini telah menjadi bagian tak terpisahkan bagi masyarakat di negara berjuluk negeri ufuk barat itu.

Sebanyak 98,7 juta persen dari total populasi sebanyak 32 juta jiwa, beragama Islam. Bahkan, The World Factbook ter nyata mencatat hanya satu persen yang memeluk agama selain Islam, berupa Yahudi atau Nasrani. Kuatnya Islam di negara yang beribukotakan Rabat itu, juga tampak dari menggeliatnya pendidikan Islam.

Menurut Hafidzul Umam dkk dalam Maroko, Negeri Eksotis di Ujung Barat Dunia Islam, pada zaman Dinasti Mariniyah dan Dinasti Sa'diyah, proses pembentukan sistem pendidikan dan keilmuan di Maroko telah mencapai kemajuan.

Pada zaman ini juga dilakukan perbaikan sistem pendidikan dan para siswa diberi beasiswa dan penginapan. Seiring dengan perubahan sistem pendidikan tersebut, sejak 1957 didirikanlah beberapa perguruan tinggi.

Universitas Mohamed V di Rabat, kemudian berdiri Institut Darul Hadits alHassaniyah, yang merupakan perguruan tinggi Islam pertama didirikan Raja Hasan II setelah beliau naik takhta kerajaan. Selanjutnya, lahirlah Universitas Ha san II di Casablanca dan Universitas Sidi Mohamed ben Abdellah di Fes pada 1975, serta diteruskan dengan peresmian Uni versitas Qadi 'Iyyad di Marrakech dan Uni versitas Mohammed I di Oujda pada 1978.

Pada 1989, didirikan lima universitas, yaitu Universitas Abdel Malik Sa'di di Tetouan, Universitas Moulay Ismail di Meknes, Universitas Syuain Dukkail di ElJadidah, Universitas Ibnu Tofail di Kenitra, dan Universitas Ibnu Zahra di Agadir.

Dalam menyukseskan program wajib belajar, Pemerintah Maroko membangun asrama dan memberikan fasilitas transportasi serta beasiswa bagi mahasiswa.

Fasilitasfasilitas tersebut, walaupun sementara ini belum dinikmati seluruh mahasiswa karena keterbatasan daya tampung, dan masih memakai skala prioritas untuk mahasiswa yang berprestasi baik dan tidak mampu, tetapi sudah dapat mencerminkan sebagai suatu perhatian yang dapat dibanggakan. Peranan Raja Hasan II (wafat 23 Juli 1999) tidak dapat dipisahkan dari sistem modernisasi manajemen pendidikan di Maroko.

Hal ini tecermin dari berdirinya berbagai universitas dan lembaga pendidikan pada masa kekuasaannya. Perhatian dan motivasi belajar ini diteruskan oleh penggantinya, Raja Mohamed VI yang sekarang ini giat mencanangkan program pemberantasan buta huruf serta reformasi di segala jenjang pendidikan.

Ini mengingat masih tingginya angka buta huruf di negara dengan sistem pemerintahan monarki konstitusional ini, yaitu sebesar 49 persen. Seruan pemberantasan buta huruf demi pembangunan bangsa dimuat secara terusmenerus dalam media cetak dan elektronik, guna menggalang minat belajar, baik di kalangan muda maupun kaum tua yang belum sempat menikmati bangku sekolah

Published in BERITA
Monday, 17 October 2016 00:00

Adab Nongkrong Dalam Islam

Attabayyun.com -Jakarta- Ternyata perliaku seperti nongkrong sudah membudaya sejak kehidupan zaman Nabi. Tidak heran, jika setelah kehidupan Nabi Muhammad, para sahabat melakukan hal itu. Namun Rasulullah SAW sudah memberikan wasiat terkait hal tersebut. Meski tidak serta merta melarangnya, namun Nabi mempertegas sikapnya terhadap hal ini.

Dari Abu Sa’id al-Khudriy radhiallaahu 'anhu bahwasanya Nabi Shallallâhu 'alaihi wasallam bersabda: “Janganlah kalian duduk-duduk di (pinggir-pinggir) jalan!”. Lalu mereka berkata: “wahai Rasulullah! Kami tidak punya (pilihan) tempat duduk-duduk untuk berbicara (disana)”. Beliau bersabda: “bila tidak bisa kalian hindari selain harus duduk-duduk (di situ) maka berilah jalan tersebut haknya!”. Mereka berkata: “Apa hak jalan itu, wahai Rasulullah?”. beliau bersabda: “Memicingkan pandangan, mencegah (adanya) gangguan, menjawab salam serta mengajak kepada kebaikan dan mencegah kemungkaran”. (H.R. Muttafaqun ‘alaihi).

Pada era kini, umat tidak lagi duduk di panggir jalan. Namun ditempat-tempat yang memang disediakan untuk melakukan aktivitas nongkrong. Baik di mall, coffee shop, dan tempat-tempat lain yang sengaja dibuat untuk aktivitas ini. Dalam hadist tersebut dijelaskan bagaimana Nabi Muhammad SAW mengajarkan kode etik ketika melakukan kegiatan tersebut.

Pertama adalah dengan memicingkan mata, maksudnya adalah mengekang mata dari pandangan yang haram. Dalam kondisi nongkrong, baik di mall, coffee shop atau tempat-tempat lainnya pasti akan lewat pria atau wanita yang bukan muhrimnya. Jadi, memicingkan mata dari hal-hal yang diharamkan termasuk kewajiban yang patut diindahkan dalam setiap situasi dan kondisi.

Allah berfirman:“Katakanlah kepada laki-laki yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat". (Q.S. 24/an-Nûr:30).

Kedua adalah mencegah adanya gangguan dalam skala besar maupun kecil. Gangguan tersebut adalah menyakitinya dengan ucapan yang tak layak; cacian, makian, ghibah, ejekan dan sindiran. Bahkan pandangan mata yang mengarah langsung ke rumah orang termasuk menimbulkan gangguang.

Menjawab salam; para ulama secara ijma’ menyepakati wajibnya menjawab salam. Allah Ta’ala berfirman: “Apabila kamu dihormati dengan suatu penghormatan, maka balaslah pernghormatan itu dengan yang lebih baik atau balaslah (dengan yang serupa)…”. (Q.S. 4/an-Nisa’: 86). Dalam hal ini, seperti yang sudah diketahui bahwa hukum memulai salam adalah sunnah dan pelakunya diganjar pahala. Salam adalah ucapan hormat kaum muslimin yang berisi doa keselamatan, rahmat dan keberkahan.

Selanjutnya, dalam aktivitas tersebut manusia harus melakukan amar ma’ruf nahi mungkar. 

“dan hendaklah ada diantara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan dan menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang mungkar…”. (Q.S. 3/آli ‘Imrân: 104).

Bagaimana, sudah tahu kan adabnya? Jadi jika ingin terlihat kekinian pastikan kita sudah mengetahui adab-adab yang  dianjurkan oleh Nabi Muhammad ini. Jika tidak sanggup melaksanakannya, di rumah saja adalah cara terbaik. Terimakasih sudah membaca.

Published in BERITA
Friday, 07 October 2016 00:00

Justin Trudeau Memuji Islam

Attabayyun.com -Jakarta- Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau menegaskan, kekuatan negaranya terletak pada keberagaman. Kekuatannya berasal dari sikap saling menghormati dan menjungjung tinggi nilai kesetaraan.

Trudeau mengunjungi Asosiasi Muslim di Masjid Ottawa. Dia juga memuji kontribusi umat Islam di Kanada. Menurutnya, muslim di Kanada berasal dari berbagai penjuru dunia. Mereka berbeda budaya, bahasa, etnis, pendidikan dan profesi. Tapi, mereka dipersatukan oleh iman dan rasa cinta mereka terhadap Negara Kanada.

Walikota Mississauga, Bonnie Crombie juga menunjukkan rasa hormatnya terhadap umat Islam di wilayahnya. Saat umat Islam menggelar Festival Muslim pada Idul Fitri lalu, Bonnie memberikan fasilitas parkir gratis di seluruh kota selama festival berlangsung. "Kami multikultural, beragam keyakinan," kata Bonnie. Dilansir dari Saudi Gazette, Jumat (7/10).

Selain itu, perempuan muslim yang mengenakan jilbab diijinkan untuk bergabung di kepolisian. Pemerintah Kanada juga memutuskan untuk menggunakan istilah 'Daesh' untuk menggambarkan ISIS. Sebab, banyak umat Islam mengatakan ISIS bukan Islam dan tidak sesuai ajaran Islam. Jadi tidak pantas disebut Islam.

Berdasarkan sesus penduduk terbaru, umat Islam di Kanada berjumlah sekitar 1,5 juta orang. Setara dengan 3 persen pupulasi penduduk Kanada. Mereka senang menjadi warga Kanada. Namun, Islamfobia telah membuat umat Islam menjadi dicurigai.

Published in BERITA
Page 3 of 4