Macam-Macam Pondok Pesantren Featured

Pondok Pesantren merupakan wadah pendidikan yang mempunyai kurikulum dan sistem terbaik. Tak hanya berbekal ilmu duniawi, pesantren juga mengajarkan kita akan ilmu ukhrawi. Peserta didik akan ditempa secara maksimal dan intensif, dalam pesantren juga diselipkan makna-makna dari kedisiplinan. Untuk itu, wadah pendidikan yang satu ini tidak boleh dipandang sebelah mata.


Banyak orang yang salah kaprah memaknai arti pesantren. Kebanyakan image yang beredar di masyarakat bahwa pesantren itu kuno, radikal, dan sebagainya. Namun ternyata fakta ini dipatahkan oleh banyak orang.


Pondok Pesantren Darussalam GONTOR
Pondok pesantren ini mungkin sudah tak asing lagi bagi kita. Ya, mendengar namanya saja kita sudah sangat familiar. Pondok Pesantren ini didirikan oleh KH Zainudin Fananie, KH Ahmad Sahal,  dan KH Imam Imam Zarkasy  pada tanggal 10 April tahun 1926 di Ponorogo.

Tiga pendiri ini disebut-sebut sebagai Trimurti. Pada awalnya Pondok Pesantren ini hanya memiliki satu wadah pendidikan yaitu Tarbiyatul Athfal (setingkat dengan taman kanak-kanak). Beberapa tahun kemudian Pondok ini mendirikan Kulliyatul Mu’alimin Al-Islamiah (KMI) yang setara dengan Sekolah Menengah, disusul dengan  Institut Studi Islam Darussalam (ISID).


PONDOK PESANTREN LANGITAN
Pondok Pesantren Langitan berdiri pada tahun 1852. Pondok Pesantren ini termasuk salah satu lembaga islam tertua di indonesia. Bagaimana tidak? Pesantren ini sudah berdiri berpuluh-puluh tahun sebelum indonesia merdeka.

Lembaga pendidikan ini terletak di Desa Widang, Kecamatan Widang, Tuban, Jawa Timur. Luas komplek wilayah Pondok Pesantren ini kurang lebih 7 hektare dan berasa di samping areal bengawan solo. Bagi kalian yang ingin mondok dan menikmati keindahan bengawan solo, disini tempatnya


Pondok Pesantren Daar El-Qolam
Pondok Pesantren ini terletak di Desa Pasir Gintung Kec Jayanti Kab Tangerang-Banten. Didirikan pada tanggal 20 Januari tahun 1968. Pondok ini didirikan oleh H. Qasad Mansyur dan Drs. K.H. Ahmad Rifai Arief. Sebagai pendiri, dua tokoh ini sangat terkenal dikalangan mereka.

Pada tanggal  15 Juni tahun 1997 terjadi musibah besar yang menimpa mereka, yaitu meninggalnya Drs. K.H. Ahmad Rifai Arief sebagai pendiri sekaligus figur bagi pesantren ini. Musibah ini sangat menyakitkan bagi keluarga Pondok. Hingga akhirnya diamanatkan kepada  K.H. Adrian Mafatihullah Karim, Hj. Enah Huwaenah dan K.H. Drs. Ahmad Syahiduddin.

Pesantren ini juga termasuk pesantren terbesar di Banten, sampai sekarang santrinya mencapai kurang lebih 4298 orang.

000