Attabayyun.com-jakarta-Pendiri Pondok Pesantren Daarut Tauhid, Abdullah Gymnastiar baru saja memberikan ceramah k‎eagamaan di acara Khataman Alquran. Dalam acara tersebut, Ustadz yang kondang dengan sebutan Aa Gym itu menyampaikan berbagai nasehat kepada para umat.

Published in BERITA
Friday, 03 February 2017 00:00

Profil Ustadz Yusuf Mansur

Attabayyun.com-Jakarta- Yusuf Mansur atau Jam’an Nurkhatib Mansur (lahir di Jakarta, 19 Desember 1976; umur 40 tahun) adalah seorang tokoh pendakwah, penulis buku dan pengusaha dari Betawi, sekaligus pimpinan dari pondok pesantren Daarul Quran Ketapang, Cipondoh, cikarang Tangerang dan pengajian Wisata Hati.

 

Published in BERITA

Ustad Dr. Khalid Zeed Abdullah Basalamah,Lc.MA, ditunjuk sebagai khatib pada pelaksanaan Shalat Kusuf di anjungan Pantai Losari, besok pagi, Rabu, 9 Maret 2016.

Informasi ini di sampaikan kepala Dinas Komunikasi dan Informatika kota Makassar, Mohammad Ismounandar di sela-sela persiapan pelaksanaan festival gerhana matahari 2016  “Battu Ratemi Ri Bulang”, Selasa sore di Anjungan Pantai Losari, Selasa, 8 Maret 2016.

“Insya Allah, jika tidak ada halangan, ustad Khalid akan bertindak sebagai khatib. Sedangkan ustad Arifuddin Lewa akan memimpin zikir saat proses gerhana matahari berlangsung,” ujar Ismounandar.

Lihat juga: BMKG Sarankan Pakai Kacamata Lihat Gerhana Matahari

Ustad Khalid lahir di makassar, 01 Mei 1975. Ia menamatkan pendidikan S1 di Universitas Islam Madinah (Arab Saudi), S2 di Universitas Muslim Indonesia,Makassar, sedang S3 di universitas Tun Abdul Razzak (Malaysia).

Ustad Khalid juga dikenal aktif di sejumlah lembaga keagamaan, yakni sebagai
Ketua Umum Yayasan Ats Tsabat di jakarta timur, Ketua Forum Pengiriman Dai Iran, serta
penasehat Wesaltv Jakarta.

Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto kembali mengajak seluruh warga kota Makassar untuk melaksanakan Shalat Kusuf dan mendoakan kota Makassar agar tetap menjadi kota yang nyaman dan terhindar dari bencana.

” Yang ingin shalat berjamah bersama kita di anjungan silahkan datang bersama keluarga, jangan lupa bawa sajadah, dan sebaiknya berpakaian putih – putih. Ini salah satu momen terbaik untuk berdoa dan menghayati kekuasaan Allah yang di perlihatkan ke kita secara kasat mata, ini adalah momentum semesta yang sangat jarang manusia temukan,” ujar Danny.

Lihat juga: Festival Battu Rattema’ Ri Bulang Sambut Gerhana Matahari di Makassar

Walikota yang berlatar belakang arsitek ini merancang festival gerhana materi dengan menggabungkan tiga unsur, yakni religius, sains dan juga budaya.

Dari pantauan langsung di anjungan Pantai Losari, sejumlah petugas pemadam kebakaran kota Makassar  “mencuci” pelataran anjungan Pantai Losari yang akan digunakan Shalat Kusuf serta sejumlah rangkaian acara lainnya.

Acara yang di gelar oleh Pemerintah kota Makassar bersama Telkomsel dan BMKG ini akan dipadati ribuan warga kota Makassar, diantaranya, 10 ribu pelajar, pegawai pemkot Makassar, majelis taklim, anggota TNI dan polisi, kelompok seniman, guru-guru se-Kota Makassar, serta masyarakat umum.

Published in USTADZ
Monday, 10 October 2016 00:00

Isi Ceramah Ustad Maulana yang Dipersoalkan

Attabayyun.com-Jakarta- Ustad Maulana dilaporkan sejumlah pihak ke Polda Metro Jaya. Ustad Maulana dianggap bermasalah saat menyampaikan materi dakwahnya. Sebagian besar pihak mengecam pernyataan ustad yang keram melontarkan slogal 'Jamaah oh jamaah' itu.

Lalu, seperti apa sih isi materi dakwah yang ditayangkan salah satu televisi swasta itu?
Pria bernama lengkap Muhammad Nur Maulana ketika itu membahas soal kepemimpinan dalam konteks agama Islam. Dalam ceramahnya ia menyampaikan pernyataan; ‘Kepemimpinan tak perlu melihat terhadap latar belakang agama’.

Tak berapa lama setelah pernyataan ini dilontarkan reaksi yang muncul pun beragam. Tak hanya reaksi malah ada yang sampai membawa persoalan ini ke ranah hukum.

Jika pernyataan ini ditelan mentah-mentah, artinya siapa pun bisa menjadi pemimpin dalam Islam. Padahal dalam kaidah Islam tidak demikian. Seorang yang menjadi pemimpin haruslah yang beriman kepada Allah. Inilah yang membuat banyak kalangan tidak sepaham dan menganggap apa yang disampaikan Ustad Maulana tidak sejalan dengan ajaran Islam.
Salah seorang yang menentang pernyataan Ustad Maulana soal kepemimpinan ini adalah KH Ahmad Cholil Ridwan, Lc, selaku Anggota Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat. Menurutnya pernyataan ini menyesatkan dan bertentangan dengan Al Quran dan Hadis.

Seperti yang dikemukakan Ustad Maulana tidak ada manusia yang sempurna. Ia pun tak luput dari salah. Karena itu setelah pernyataan kontroversial itu Ustad Maulana menghadap pengurus MUI Pusat untuk memberikan klarifikasi atas pernyataannya yang mengundang banyak tanggapan.

Published in USTADZ

Attabayyun.com-Jakarta-Kehadiran Ustadz Wijayanto dari Jakarta ternyata mampu menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat Indragiri Hilir (Inhil) untuk hadir dan memenuhi Mesjid Raya Al – Huda Tembilahan dalam rangka peringatan Isra’ Mi’raj 1437 Hijriyah yang digelar oleh Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Inhil bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil, Selasa (3/5/2016) malam.

Masyarakat tampak antusias mengikuti penyampaian ceramah oleh Da'I yang terkenal dengan gayanya yang simpel dan lucu tersebut.

Hal ini dibuktikan dengan penuh sesaknya jamaah sehingga masjid terbesar di Kabupaten Inhil ini tidak mampu lagi menampung kehadiran ratusan jamaah Negeri Seribu Parit, sebagain jamaah terpaksa berdiri di halaman masjid untuk menyimak ceramah ustadz yang sering tampil di stasiun televisi swasta nasional tersebut.

“Tak bisa lagi masuk, penuh,”ungkap Ondeng seorang jamaah yang hadir pada perayaan Isra Mi'raj tersebut.

Menurut Ondeng perayaan Isra’ Mi'raj tahun ini dihadiri undangan yang lebih banyak dari pada tahun sebelumnya.

“Kehadiran Ustad Wijayanto menjadi perhatian masyarakat, seharusnya panitia memperhitungkan jumlah undangan yang hadir, jikapun tahu jumlah melimpah seperti ini, minimal ada karpet di luar,”sarannya.
Tingginya antusias masyarakat untuk hadir sangat diapresiasi oleh Bupati Inhil HM.Wardan. Menurutnya PHBI Kabupaten Inhil telah sukses menggelar peringatan Isra' Mi'raj tahun ini dengan mendatangkan da'i kondang Wijayanto.

“Apresisasi yang mana telah menyedot perhatian warga tembilahan dan sekitarnya,”ujar Wardan.

Kegiatan keagamaan seperti ini juga diharapkan Bupati dapat menjadi sarana pembelajaran dan ajang silahturahmi antar umat islam yang menghadiri acara tersebut.

Sementara itu Ustadz Wijayanto dalam ceramahnya menyampaikan berbagai hikmah Isra’ Mi’raj yang diantaranya sikap menghormati orang dengan usia lebih tua dan berbagai hikmah lainya, dan tentu saja pembahasan shalat lima waktu.

“Ibadah shalat lima waktu sebelumnya diwajibkan sebanyak 50 kali dalam sehari. Melalui peristiwa Isra’ Mi’raj yang telah diperintahkan oleh Allah SWT, shalat lima saktu wajib kita dirikan dan dijaga dengan sebaik-baiknya,”jelasnya.

Published in USTADZ

Ustadz Arifin Ilham ikut bicara soal isu penistaan agama yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau yang akrab disapa Ahok. Sebagai salah satu pemuka agama, Arifin yang biasanya netral mengaku kecewa dengan perkataan Ahok.

Menurut Arifin, Ahok terlalu kasar dan tak mencerminkan sikap seorang pemimpin. Ia kemudian menuliskan surat terbuka pada Ahok via Facebook.

"Bapak Ahok terhormat Kami sudah menyaksikan dan mendengar sikap dan perkataan bapak sebagai gubernur yg tidak lama akan bapak tinggalkan selamanya insyaAllah. Dan itu bukan karena hanya banyak rakyat tidak memilih bapak, tetapi karena sikap bapak yg memang belum pantas menjadi gubernur, bahkan RT pun belum pantas pada negeri yg beradab penuh tata kerama ini. Bahasa bapak sangat kasar, dan itu bahasa orang orang yg tidak cerdas dan terdidik. Menjadi contoh buruk bagi generasi bangsa mulia ini. Sungguh seorang yg gampang marah menunjukkan "dhoful aqli wa quwwatul hawa" lemahnya akal dan kuatnya nafsu. Sungguh sikap bapak sangat membahayakan persatuan dan kedamaian bangsa damai beradab ini, bapak sudah menjadi provokator kerusuhan, membuat preseden sangat buruk bagi generasi bangsa ini. Semua sudut dan media mulai semakin menyadari alangkah bahaya sikap arogansi bapak yg intolerensi ini. Tidak ada belas kasihan pada rakyat jelata yg mestinya menjadi karekter utama pemimpin yg mulia. Pernahkah bapak bayangkan kalau yg digusur itu rumah bapak, orang tua bapak, anak anak bapak...? Lantas dimana hati nurani bapak?," tulis ayah dari Muhammad Alvin Faiz itu. "Bapak hanya berpihak kepada para kelompok pemodal, dan demi mereka dan nafsu bapak, bapak menggadaikan kehormatan dan merendahkan diri bapak sendiri. Sikap arogon bapak membuat umat seagama dg bapak pun tidak menyukai bapak. Teman teman Kristiani saya bilang, "Bukan penganut yg baik". Kini bapak sudah menghinakan keyaqinan kami. Semakin jelas kebencian bapak pada kami umat Islam. Bahkan bapak juga pernah mencibir keyaqinan bapak sendiri. Bapak sudah melanggar KUHP pasal 156a tentang PENISTAAN AGAMA."
Arifin kemudian menuliskan soal surat Al Maidah 51 yang sempat diungkap oleh Ahok. "Pilihan kami berdasarkan keyaqinan iman kami adalah haq kami yg dilindungi undang undang negeri kami. Haram bagi kami memilih pemimpin kafir dalam Surah Al Maidah ayat 51 adalah haq kami, keyaqinan kami dan pilihan kami. 'Hai orang-orang yg beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin mu sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yg lain. Barangsiapa diantara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yg zhalim' (QS Al Maidah 51). Sikap dan perkataan bapak menunjuk siapa bapak sebenarnya. Kalau sekarang rating elektabilitas bapak turun dratis juga karena sikap bapak yg arogan dan intoleren. Dan sungguh sejuta hikmah Allah berikan pada kami, kini umat jadi faham sekarang surah Al Maidah ayat 51, dan semakin mengenal siapa bapak sebenarnya. Dan kini karena sikap kelakuan bapak sendiri, bapak menjadi musuh semua umat beragama, semua etnis, semua suku di negeri yg aman dan damai ini," lanjut Arifin. (Klik di sini untuk membaca versi lengkap surat terbuka Arifin Ilham untuk Ahok).
Sebelumnya, beredar video soal Ahok membahas tentang surat Al Maidah ayat 51 yang dianggap menyinggung penganut agama Islam. "Saya ingin cerita ini supaya bapak ibu semangat. Jadi nggak usah pikiran, 'Ah... nanti kalau nggak kepilih pasti Ahok programnya bubar', Nggak, saya sampai Oktober 2017. Jadi jangan percaya sama orang, kan bisa aja dalam hati kecil bapak ibu nggak bisa pilih saya, ya kan. Dibohongin pakai Surat Al Maidah 51, macem-macem itu. Itu hak bapak ibu, jadi bapak ibu perasaan nggak bisa pilih nih, 'karena saya takut masuk neraka', dibodohin gitu ya. Nggak apa-apa, karena ini panggilan pribadi bapak ibu. Program ini jalan saja," kata Ahok di Kepulauan Seribu, 30 September lalu.

Published in USTADZ
Friday, 20 May 2016 00:00

Ustadz Ahmad Lutfi Fathullah

 

Published in USTADZ
Friday, 20 May 2016 00:00

Ustadz M. Subki Al-Bughury, S.Sos.I

 

Published in USTADZ
Page 1 of 2