Thawaf, Ini Dia Syaratnya - Foto by Google Thawaf, Ini Dia Syaratnya - Foto by Google

Thawaf, Ini Dia Syaratnya

Attabayyun.com-Jakarta- Seseorang yang kini melaksanakan haji, haruslah melaksanakan rukun-rukun dalam haji. Salah satunya rukunnya ialah thawaf. Apa itu? Thawaf ialah berjalan mengelilingi sekitar Ka’bah sebanyak tujuh kali. Nah, dalam thawaf ini terdapat syarat-syarat tertentu, di mana hakikat thawaf sangat terkait dengannya. Lantas, apa saja syarat-syarat itu?

1. Niat ketika hendak melakukan thawaf, karena semua amal perbuatan harus dengan niat. Jadi, orang yang hendak thawaf harus berniat thawaf, yaitu keinginan hati untuk melakukan thawaf sebagai bentuk ibadah kepada Allah Ta’ala dan ketaatan kepada-Nya.

2. Suci dari hadas dan kotoran, karena hadis bahwa thawaf di sekitar Ka’bah adalah seperti shalat.

3. Menutup aurat, sebab thawaf itu seperti shalat. Karena Rasulullah ﷺ bersabda, “Thawaf di sekitar Baitullah adalah seperti shalat, hanya saja kalian boleh bicara di dalamnya. Maka barangsiapa berbicara, hendaklah ia tidak berbicara kecuali dengan baik,” (Diriwayatkan At-Tirmidzi).


Oleh karena itu, barangsiapa thawaf tanpa niat, atau thawaf dalam keadaan hadas, atau thawaf dalam keadaan najis, atau thawaf dalam keadaan auratnya terbuka, maka thawafnya batal, dan ia wajib mengulanginya.

4. Thawaf di Baitullah harus di dalam Masjidil Haram, kendati jauh daripadanya.

5. Baitullah harus berada di samping kiri orang yang thawaf.

6. Thawaf dilakukan sebanyak tujuh kali, dimulai dari Hajar Aswad dan ditutup di dalamnya, karena Rasulullah ﷺ berbuat seperti itu, seperti disebutkan dalam hadis shahih.

7. Ketujuh putaran thawaf harus dilakukan seketika itu juga tanpa jeda di antara putaran thawaf kecuali karena keadaan darurat. Jika di antara putaran thawaf terdapat jeda, atau tidak sekaligus tanpa udzur, maka thawaf tidak sah dan harus diulang.

Seperti itulah syarat-syarat yang harus dipenuhi ketika seseorang akan melakukan thawaf. Thawaf ini salah satu rukun yang tak bisa ditinggalkan. Dan jika Anda ingin memperoleh haji mabrur, maka berusahalah melakukan ritual ibadah dalam haji dengan baik.