Dalam Thawaf, Penuhi Etika-etika Ini - Foto by Google Dalam Thawaf, Penuhi Etika-etika Ini - Foto by Google

Dalam Thawaf, Penuhi Etika-etika Ini

Attabayyun.com-Jakarta- Seseorang yang beribadah kepada Allah SWT, haruslah melakukannya dengan baik. ia harus berusaha sungguh-sungguh dalam melakukannya. Ia tak bisa main-main dalam hal ibadah. Sebab, Allah SWT pun tidak pernah bermain-main dalam hidup kita. Maka, berikanlah yang terbaik untuk menggapai ridho-Nya.

Seperti halnya ketika Allah SWT memberikan kesempatan kepada kita untuk mengunjungi tanah suci dengan melaksanakan ibadah haji. Maka, tugas kita ialah mengikuti ritual ibadah haji itu dengan baik dan benar. Kita harus menjaga etikanya. Termasuk dalam hal melaksanakan salah satu rukun haji, yakni thawaf. Terdapat etika-etika yang harus kita perhatikan. Apa sajakah itu?

1. Thawaf dilakukan dengan khusyu’, menghadirkan hati, menghadirkan perasaan keagungan Allah Azz wa Jalla, takut kepada-Nya, dan ingin mendapatkan apa yang ada di sisi-Nya.


2. Orang yang thawaf tidak boleh bicara kecuali diperlukan dan jika bicara maka bicara dengan baik. Karena Rasulullah ﷺ bersabda, “Barangsiapa berbicara, ia jangan berbicara kecuali yang baik,” (Diriwayatkan At-Tirmidzi).

3. Tidak menyakiti orang lain dengan perbuatan atau perkataan. Karena menyakiti orang muslim itu haram, apalagi menyakitinya di Baitullah.

4. Memperbanyak dzikir, doa dan bershalawat kepada Rasulullah ﷺ.

Nah, penting bagi kita memperhatikan etika-etika tersebut. Dengan begitu, hal itu akan menjaga diri kita agar lebih baik ketika melaksanakan ibadah. Sehingga, insyaAllah, haji mabrur dapat kita peroleh. Sebab, menjadi haji mabrur adalah salah satu pintu menuju surga.