Data Jemaah Haji Khusus Berhak Lunas Divalidasi

Data Jemaah Haji Khusus Berhak Lunas Divalidasi

ATTABAYYUN.COM, Jakarta - Kementerian Agama terus melakukan persiapan penyelenggaraan ibadah haji 1437H/2016M, salah satunya memvalidasi jemaah haji khusus yang berhak melunasi Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) khusus pada tahun ini.

“Dalam rangka persiapan pelunasan jemaah haji khusus 1437H/2016M, kami akan melakukan akurasi data pendaftaran lunas tunda dan setoran awal BPIH khusus yang memiliki nomor porsi sampai dengan 3000155450,” demikian penjelasan Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Ahda Barori melalui rilis yang diterima Sinhat, Senin (15/02/2016).

Menurut Ahda, proses validasi data ini akan berlangsung dari 16 – 29 Februari terhadap data jemaah haji khusus pada Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) yang akan memberangkatkan jemaah tahun ini. Sedikitnya ada 250 PIHK yang tergabung dalam empat asosiasi, yaitu: Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Indonesia (AMPHURI), Himpunan Penyelenggarara Umrah dan Haji (HIMPUH), Asosiasi Penyelenggara Haji Umrah dan in-Bound Indonesia (ASPHURINDO), dan Kesatuan Tour Travel Haji Umrah Republik Indonesia (KESTHURI).

Ahda berharap, proses validasi ini dapat memverivikasi data jemaah haji yang berhak melunasi pada penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. Selain itu, proses ini juga akan memverifikasi jemaah haji khusus yang sudah melakukan pelunasan akan tetapi menunda pemberangkatan pada 2 tahun terakhir. “Proses ini juga diharapkan dapat memberikan kepastian kepada PIHK terhadap jemaah yang akan dilayani keberangkatannya serta memaksimalkan pengisian kuota jemaah haji khusus tahun ini,” terangnya.

Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah pada tahun ini mengeluarkan kebijakan pemberlakukan kuota cadangan bagi jemaah haji khusus. Hal yang sama sudah diberlakukan pada haji reguler sejak penyelenggaraan ibadah haji tahun lalu. Sistem cadangan jemaah haji khusus yang berhak melunasi diberlakukan dalam rangka mengantisipasi adanya sisa kuota akibat jemaah yang tidak melunasi.

Proses validasi akan dilakukan di Ruang Subdit Pendaftaran Haji Gedung Pusat Komputer dan Pelayanan Haji lantai 1. Teknisnya adalah dengan memadukan dokumen jemaah haji khusus pada masing-masing PIHK dengan data milik Subdit Pendaftaran Dit. Pelayanan Haji Dalam Negeri.

Ada sekitar 13.473 data jemaah, terdiri dari 12.831 kuota jemaah haji khusus dan 642 kuota cadangan (5 persen). Adapun dokumen yang akan divalidasi terdiri dari: nominatif jemaah haji khusus, asli lembar bukti setor awal BPIH Khusus, asli lembar bukti aplikasi transfer setoran awal, asli lembar SPPH, asli lembar BPIH Khusus lunas tunda, dan asli lembar bukti aplikasi transfer pengembalian BPIH bagi jemaah lunas tunda ke rekening Menag.

Hasil verifikasi data ini akan dipublikasikan dengan harapan jemaah haji dan PIHK memiliki waktu yang cukup untuk mempersiapkan segala sesuatunya untuk pelunasan dan keberangkatan ibadah haji. Selain itu, dengan kepastian keberangkatan tersebut, diharapkan jemaah dapat lebih awal memproses dokumen dan visa sehingga kejadian keterlambatan visa pada tahun lalu dapat diminimalisir sedini mungkin.