BREAKING NEWS
Lebih 40 ribu Jamaah Indonesia Sudah Berada di Madinah Lebih 40 ribu Jamaah Indonesia Sudah Berada di Madinah

Lebih 40 ribu Jamaah Indonesia Sudah Berada di Madinah Featured

Attabayyun.com-Jakarta- Memasuki hari kedelapan fase kadatangan, lebih 40 ribu jamaah haji Indonesia yang kini berada di Kota Madinah. Sampai Kamis (3/8) pukul 19.00 waktu Arab Saudi, rilis data Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) menyebutkan bahwa 40.950 jemaah sudah memadati Kota Nabi.

Jumlah itu terdiri dari 40.445 jamaah dan 505 petugas kloter. Mereka terbagi dalam 101 kelompok terbang yang berangkat dari Tanah Air sejak 28 Juli 2017 dan mendarat di Bandara Amir Muhammad Bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah.

Fase pemberangkatan jamaah haji gelombang pertama masih akan terus berlangsung hingga 12 Agustus 2017. Sebanyak 15 kloter diperkirakan akan kembali tiba di Madinah sampai dengan Jumat (4/8) petang.

Mereka berasal dari 9 embarkasi, yaitu: 

  1. Kloter dua puluh satu sampai dua puluh tiga Embarkasi Solo (SOC 21, SOC 22, dan SOC 23);
  2. Kloter dua puluh Embarkasi Jakarta – Pondok Gede (JKS20);
  3. Kloter dua puluh – dua puluh tiga Embarkasi Surabaya (SUB 20, SUB 21, SUB, 23, dan SUB 24);
  1. Kloter tujuh Embarkasi Medan (MES 07);
  2. Kloter lima Embarkasi Batam (BTH 05);
  3. Kloter empat belas dan lima belas Embarkasi Jakarta – Pondok Gede (JKG 14 dan JKG 15);
  1. Kloter empat Embarkasi Banjarmasin (BDJ 04);
  2. Kloter lima Embarkasi Balikpapan (BPN 05); dan
  3. Kloter sepuluh Embarkasi Makassar (UPG)

 Mulai 5 Agustus 2017, jamaah haji Indonesia akan diberangkatkan menuju Makkah Al-Mukarramah.

About Author

Related items

  • Seluruh Jamaah Indonesia Sudah Berangkat ke Makkah

    Attabayyun.com-Jakarta- Seluruh jamaah haji Indonesia di Madinah sudah diberangkatkan ke Makkah, Ahad (20/8). Jamaah paling terakhir diberangkatkan pada pukul 12.00 waktu setempat.

  • Keistimewaan Kota Madinah Dibanding Kota-Kota yang Lain

    Attabayyun.com-Jakarta- Kota Madinah terletak di tengah-tengah padang pasir yang subur. Di sebelah barat laut dikelilingi bukit Silaa’, di sebelah selatan bukit E’ir dan Wadi Al Aqiq, sebelah utara Jabal Uhud, Jabal Tsur dan Wadi Qanat. Di sebelah timur adalah kawasan Tanah Hitam (Harrah) Waqim Asy-Syariyyah dan di sebelah barat adalah Harrah Wabrah Al-Gharbiyyah. Rasulullah menjadikan Madinah sebagai tanah haram atau Tanah Suci setelah Makkah Al-Mukarramah.

  • Mana yang Lebih Dulu, Nabi Adam Atau Manusia Purba?

    Attabayyun.com-Jakarta- Tanpa harus mengkonfrontir teori manusia purba dengan Al-Quran, sebenarnya ilmu pengetahuan terbaru sudah mematahkannya. Beberapa temuan terakhir justru menunjukkan bahwa teori tentang manusia purba semakin jelas kebohongannya. Bukti-bukti ilmiah yang dahulu sering diajukan oleh kalangan evolusionis, satu per satu kini terbantahkan. Semakin hari semakin terkuak fakta bahwa teori manusia purba adalah sebuah kebohongan besar.

    Selama ini kita memang dicekoki teori manusia purba dalam kurikulum pendidikan. Para evolusionis telah merekayasa skema khayalan dengan sangat fantastis. Bahkan seringkali dilengkapi dengan ilustrasi yang nampak sangat realistis. Konyolnya, semua itu masuk ke dalam kurikulum pendidikan di seluruh dunia, termasuk di dunia Islam.

    Mereka memasukkan Australopithecus, ras kera yang telah punah sebagai ras ‘nenek moyang manusia’. Padahal ada jurang besar dan tak berhubungan antara kera dan manusia.

    Adapun ras manusia primitif menurut mereka, sebenarnya hanya variasi dari ras manusia modern, namun dibesar-besarkan sebagai spicies yang berbeda. Faktanya, tidak ada urutan kronologis seperti itu. Banyak yang hidup pada priode yang sama yang berarti tidak ada evolusi, bahkan ada yang lebih tua dari jenis yang diklaim sebagai nenek moyangnya.

    Tatkala para evolusionis tak juga menemukan satu fosilpun yang bisa mendukung teori mereka, terpaksa mereka melakukan kebohongan. Contoh yang paling terkenal adalah manusia Piltdown yang dibuat dengan memasangkan tulang rahang orang utan pada tengkorak manusia. Fosil ini telah membohongi dunia ilmu pengetahuan selama 40 tahun.

    Kisahnya pada tahun 1912 seorang ahli palaentologi amatir bernama Charles Dawson mengklaim bahwa dia telah menemukan sebuah tulang rahang dan fragmen tengkorak di sebuah lubang dekat Piltdown, Inggris. Tulang itu mirip tulang rahang hewan namun gigi dan tengkoraknya seperti milik manusia. Spesimen ini dinamakan Manusia Piltdown dan diduga berumur 500.000 tahun.

    Rekonstruksi terhadap manusia Piltdown dilakukan dan setelah dipajang di berbagai museum sebagai bukti nyata evolusi manusia. Selama lebih dari 40 tahun sejumlah penafsiran dan gambar dibuat. Banyak artikel ilmiah tentang manusia piltdown ini, termasuk 500 tesis doktor tentangnya.

    Namun pada tahun 1953, hasil pengujian secara menyeluruh terhadap fosil tersebut menunjukkan kepalsuannya. Tengkorak tersebut berasal dari manusia yang hidup beberapa ribu tahun yang lalu, sedangkan tulang rahangnya berasal dari bangkai kera yang baru terkubur beberapa tahun. Gigi-giginya ditambahkan kemudian agar terlihat mirip manusia lalu persendiannya disumpal. Setelah itu seluruh fosil diwarnai dengan potasium dokromat agar tampak kuno.

    Kalau kita menyodorkan ayat Allah SWT di dalam Al-Quran Al-Karim dan hadits Rasulullah SAW tentang manusia pertama, besar kemungkinan para hamba sahaya teori evolusi akan menentangnya. Mereka akan mencari alibi dan dalih untuk membuat penafsiran ‘lain’ alias menentang kebenaran yang ada di dalamnya.

    Berapa banyak dari umat Islam yang masih saja percaya bahwa ada manusia sebelum nabi Adam. Fanatisme buta kepada teori evolusi telah membuat mereka menentang apa yang telah Allah SWT sampaikan dalam kitab suci.

    Jadi jawaban yang benar adalah bahwa manusia purba tidak pernah ada, sebab teori evolusi juga tidak pernah terbukti. Ada sejuta kejanggalan yang memaksa teori evolusi termasuk teori manusia purba harus dihapus dari kurikulum pendidikan sekolah.

    Adam alaihissalam adalah makhluk cerdas pertama di muka bumi. Dengan kedatangan beliau, maka untuk pertama kalinya bumi didatangi oleh makhluk cerdas dari luar angkasa (alien). Kecerdasan manusia sungguh merupakan loncatan besar dalam sejarah bumi, yang sebelumnya hanya dihuni oleh makhluk-makhluk kelas bawah berupa hewan dan tumbuhan. Tidak pernah ada makhluk asli bumi yang mengalami proses evolusi, kecuali hanya ada di film-film Holywood saja.

    Wallahu a’lam bishshawab, wassalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,