Kemenag Diminta Mendirikan Mahad Aly Khusus Perempuan Kemenag Diminta Mendirikan Mahad Aly Khusus Perempuan

Kemenag Diminta Mendirikan Mahad Aly Khusus Perempuan Featured

Attabayyun.com-Jakarta- Kongres Ulama Perempuan Indonesia secara eksplisit meminta Kementerian Agama agar memfasilitasi pendirian Mahad Aly khusus bagi perempuan. Penegasan itu menjadi salah satu rekomendasi yang dibacakan pada penutupan KUPI di Pesantren Babakan Ciwaringin, Cirebon.

Akan hal ini, Menag Lukman Hakim Saifuddin yang hadir untuk menutup KUPI menegaskan bahwa kementerian yang dipimpinnya membuka diri jika ada keinginan untuk mendirikan Mahad Aly khusus perempuan. Pesantren tinggi ini nantinya ditujukan untuk mencetak para ulama perempuan.

"Saat ini sudah ada 13 mahad aly, salah satunya di Babakan Cirawingin yang mengambil konsentrasi kajian Ushul Fiqh. Kalau perempuan memerlukan hal itu, dengan senang hati kami membuka diri untuk mempersiapkan segala sesuatunya," kata Menag di Cirebon, Kamis (27/04).

Sebelumnya, Menag sempat berkunjung ke Mahad Aly Alhikamussalafiyah Babakan Ciwaringain. Bertemu dengan pengasuh dan dewan asatidz, Menag meminta agar mahasantri yang saat ini sedang belajar di Ma'had Aly untuk lebih aktif menulis.

Menag menilai, banyak kalangan ahli agama yang saat ini belum aktif menulis sehingga diskursus di ruang publik lebih banyak diisi tulisan orang-orang yang sebenarnya belum mendalami agama. "Mahasiswa di sini harus dibiasakan menulis. Orang yang mendalami Ushul Fiqh misalnya, karena pemikirannya kurang terpublikasi, maka ruang publik banyak dikuasai mereka yang dari sisi keilmuan kurang," kata Menag.

"Kalau sejak tahun pertama dan kedua sudah dibiasakan menulis, maka mereka akan terbiasa," tambahnya.

Menag menjelaskan bahwa saat ini Ma'had Aly telah mendapatkan rekognisi dari Pemerintah. Kementerian Agama telah menerbitkan Peraturan Menteri Agama Nomor 71/2015 tentang Mahad Aly.

"Ma'had Aly agar menjadi tempat alumni pesantren yang ingin takhassus mendalami keagamaan. Lulusannya nanti setingkat sarjana," terangnya.

Dalam kesempatan itu, didampingi Sesditjen Pendis Isom Yusqi, Menag memberikan bantuan Ruang Kelas Baru (RKB) kepada Mahad Aly Alhikamus Salafiyah Babakan Ciwaringin, sebesar Rp300 juta.