BREAKING NEWS

TK Islam di Austria Menimbulkan Perdebatan Featured

Attabayyun.com-Jakarta- Sebuah perdebatan mencuat di Austria setelah sebuah studi menunjukan bahwa keberadaan TK Islam di negara tersebut mengancam kehidupan masyarakat multikultaral di Austria. Menurut penulis studi ini,  Ednan Aslan, keberadaan TK Islam juga dapat menjadi tempat pertumbuhan paham  radikal yang berbahaya di masa depan.

“Orang tua mengirim anak-anak mereka untuk instansi yang memastikan mereka dalam pengaturan Muslim dan belajar Alquran. Tapi mereka tidak menyadari bahwa mereka menutup anaknya dari masyarakat multikultural,” ujar Ednan Aslan seperti dilansir hindustantimes.com (16/4).

Menurut profesor Austria kelahiran Turki  ini, sekitar 10 ribu anak-anak berusia 2-6 tahun belajar di 150 TK Muslim. Setidaknya, seperempat didukung oleh kelompok-kelompok yang menyebarkan aliran konservatif Islam atau organisasi yang melihat agama tidak hanya sebagai masalah pribadi melainkan integral politik dan masyarakat.

Penelitian yang diterbitkan tahun lalu ini menuai banyak kritikan. Khususnya dari para imigran. Mereka mempertanyakan metodologi penelitian yang digunakan oleh Aslan. Organisasi Muslim Austria juga mengecam penelitian ini. Menurut mereka, Aslan hanya berusaha memanaskan situasi dan meningkatkan sentimen anti Islam di negara tersebut.

Wina merupakan rumah bagi 1,8 juta orang, setengah dari mereka memiliki orang tua yang lahir di luar negeri. Ibukota memang telah menjadi magnet bagi orang luar dan tidak semua dari mereka selalu diterima.

Austria, telah menerima lebih dari 130 ribu aplikasi suaka sejak 2015 menyusul terjadinya krisis migrasi terbesar Uni Eropa sejak Perang Dunia II.