BREAKING NEWS
Komunitas Muslim AS Kembali Sebarkan Pesan Islam Damai

Komunitas Muslim AS Kembali Sebarkan Pesan Islam Damai Featured

ATTABAYYUN.COM, CHELMSFORD -- Komunitas muslim  di Greater Lowell, Massachusetts , AS menyebarkan pesan Islam damai kepada masyarakat sekitar.

Mereka mengadakan kegiatan Open Mosque dengan maksud untuk memperkenalkan budaya, tradisi serta keyakinan yang dianut kepada semua pengunjung yang datang ke Masjid Chelmsford.

“Islam tidak pernah mengajarkan radikalisasi atau ekstremisme. Ini adalah cara untuk mencapai perdamaian. Keragaman yang ada justru membawa kita semua menuju persatuan,”  ujar Imam Basheer Bilal seperti dilansir lowellsun.com (3/4).

Dalam kegiatan ini, setiap pengunjung yang datang akan diminta untuk melepaskan sepatu mereka dan pengunjung perempuan menerima mawar merah. Sebelum memasuki acara diskusi, pengunjung dapat mendatangi stand yang disediakan panitia. Stand ini menyediakan layanan henna dan memberi kesempatan bagi perempuan yang ingin coba menggunakan hijab. Pengunjung juga dapat menikmati  kue-kue tradisional atau donat.

Presiden Dewan Direksi yang sekaligus menjabat kepala sekolah Syed Hassan Jafri mengatakan, sekolah negeri dan swasta datang ke masjid untuk belajar tentang Islam. Bagi banyak pengunjung, kegiatan Open Mosque ini memberikan kesempatan bagi mereka untuk belajar lebih banyak tentang Islam.

Menurutnya, masjid ini terbuka untuk semua umat Islam. Tidak memandang paham yang mereka anut. Jamaah di Masjid Chelmsford datang dari berbagai negara, masing-masing membawa adat mereka sendiri. Sehingga terdapat perbedaan budaya dari masing-masing daerah. Untuk itu, umat Islam tidak hanya mendatangi satu masjid.

Salah seorang pengujung, Emily membawa serta kedua anaknya dalam kegiatan ini. Menurut Emily, Muslim menyambut ia dan keluarga dengan sangat ramah. Sehingga menambah suasana keakraban dan persahabatan.

 

sumber : http://khazanah.republika.co.id

About Author

Related items

  • Muslim Indianapolis Kenalkan Islam dan Muhammad SAW

    Attabayyun.com-Jakarta- Satu bulan setelah papan iklan besar berisi hinaan terhadap Nabi Muhammad dipajang di Indianapolis, komunitas Muslim setempat memberikan balasan. Balasan itu berisi persuasif yang mengajak masyarakat mengenal Islam dan Nabi Muhammad lebih dekat.

    Papan raksasa tersebut berjudul  'Truthful Man' atau manusia yang penuh dengan kebenaran sebagai penggambaran Nabi Muhammad. Dalam papan itu juga dituliskan dengan huruf besar siapapun bisa memperoleh buku-buku tentang Islam dan Muhammad. “Dapatkan buku secara cuma-cuma. Hubungi 800-662-ISLAM,” demikian bunyi kalimat yang tertulis dalam bahasa Inggris dilansir dari lama USA TODAY, Kamis (20/7).

    GainPeace adalah kelompok Muslim yang menggagas ide pemasangan billboard ini. Dipasangnya papan iklan tersebut merupakan salah satu upaya untuk mengedukasi masyarakat tentang Nabi Muhammad. Iklan berlatar belakang warna putih itu rencananya dipasang sampai 30 Juli mendatang.

    Selain lewat pemasangan iklan, kampanye lain yang dilakukan adalah dengan mengirimkan 15 ribu kartu pos tentang Nabi Muhammad. Sebuah video berdurasi 30 detik juga akan dirilis di sosial media. Alasan kuat yang mendasari kampanye ini adalah keberadaan umat Muslim di AS yang mengalami diskriminasi dan menjadi korban pelecehan.

    Penelitian dari California State University menemukan bahwa peristiwa kriminal yang melibatkan isu anti-Muslim naik 78 persen di AS sejak 2015. “Penyerangan terhadap kaum Muslim disebabkan kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai Islam dan Nabi Muhammad,” kata Direktur Eksekutif GainPeace, Sabeel Ahmad.

    Oleh karenanya GainPeace menawarkan kesempatan kepada warga non Muslim di AS untuk mengajarkan lebih dalam dari sumber utamanya yakni Alquran.

    Sebuah papan besar bernada provokatif terpasang di Indianapolis Juni lalu.  Meski tidak secara eksplisit menghina Nabi Muhammad, namun kalimat baliho berjudul The Perfect Man diyakini menyindir Nabi Muhammad dan Islam. Tak lama baliho tersebut langsung menuai protes masyarakat Muslim.

  • Muslim di China Juga Sambut Bulan Puasa

    Attabayyun.com-Jakarta- Umat Islam di China mulai menunaikan ibadah puasa Ramadhan, mulai Sabtu, dengan durasi waktu rata-rata 16 jam per hari.

  • Trinidad & Tobago Hormati Hak Beragama Komunitas Muslim

    Attabayyun.com-Jakarta- Trinidad & Tobago, sebuah negara kepulauan penghasil minyak di kawasan Karibia, biasa disebut sebagai negeri yang ramah bagi kaum Muslimin. Meski mayoritas penduduk negara itu beragama Nasrani, namun tingkat toleransi mereka terhadap umat Islam sangatlah tinggi.