Hukum Membunuh Semut Dalam Islam

Hukum Membunuh Semut Dalam Islam Featured

Attabayyun.com-Jakarta- Semut adalah serangga kecil yang sering kita temui dimana saja, tak terkecuali dirumah. tak jarang kita merasa risih atas keberadaan semut yang terkadang membuat rumah tampak kotor.

apalagi semut merah, yang jika menggigit kulit manusia akan mengakibatkan bentol dan gatal. hal inilah yang membuat manusia tak segan-segan membunuh semut dengan berbagai cara. namun, pernahkah anda berpikir apa hukum membunuh semut dalam islam?

dalam hadist yang diriwayatkan oleh Ahmad dan Abu Daud, Rasulullah SAW memberitahukan bahwa ada 4 macam hewan yang tak boleh dibunuh.

"Rasulullah shallallahu 'alaihi wassalam bersabdah: dilarang membunuh empat jenis binatang, yaitu: semut, lebah, hudhud, suradi" (HR. Ahmad dan Abu Daud)

namun, hukum itu jelas tidak berlaku jika hewan tersebut membahayakan dan mengganggu manusia. namun disarankan, jika benar hewan itu mengganggu dan membahayakan maka usirlah terlebih dahulu. jika tidak bisa, maka bunuhlah.

namun, adapun cara membunuhnya dilarang menggunakan api. karna dalam hadist nya Rasulullah mengatakan, bahwa hanya Allah SWT yang boleh melakukannya.

dari Ibnu Mas'ud RA, Rasulullah dan para sahabat singgah ketika melakukan safar dan setelah itu beliau melihat ada sarang semut yang dibakar.

"siapakah yang membakar ini?," tanya Rasulullah.

"kami," jawab para sahabat.

Nabi kemudian bersabdah " tidak boleh membunuh dengan api, kecuali Rabb pemilik api (Allah)" (HR. Ahmad)

lantas bagaimana dengan membunuh menggunakan air panas?

menurut para ulama, bahwa membunuh hewan dengan air panas sama saja dengan membunuhnya menggunakan api dan itu dilarang.

menurut fatawa syabaka islamiyah menyatakan, "membunuh dengan air mendidih termasuk membunuh dengan api dan termasuk penyiksaan yang bertentangan dengan prinsip membunuh dengan cara yang terbaik. karena itu, tidak diperbolehkan"

nah, dengan ini diperjelas, bahwa boleh saja membunuh semut asalkan semut itu benar-benar membahayakan dan mengganggu anda. namun ada baiknya, usirlah semut itu dengan cara baik-baik. dan dilarang membunuh menggunakan api dan air mendidih karena itu bukanlah prinsip membunuh hewan dengan cara terbaik.

(kabarmakkah.com)