BREAKING NEWS
Aa Gym - Foto By Google Aa Gym - Foto By Google

Aa Gym Minta Umat Islam Belajar dan Mengamalkan Alquran

Attabayyun.com-Jakarta-Pengasuh Pondok Pesantren Daarut Tauhid (DT), KH Abdullah Gymnastiar, meminta umat Islam tak jemawa setelah Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menjadi tersangka.

Menurutnya, siapapun tak boleh ada yang merasa berjasa atas peristiwa tersebut.

"Hanya Allah yang berjasa dan sebagai pemberi karuna sehingga amal-amalan kita tetap terpelihara dalam keikhlasan dan tetap dicatat sebagai amal kebaikan bagi kita semua," kata pria yang akrab disapa Aa Gym, di Yayasan DT, Jalan Gegerkalong Girang, Kecamatan Sukasari, Kota Bandung, Kamis (17/11/2016).

Aa Gym pun mengajak umat Islam tak hanya sakit hati ketika kitabnya dinistakan. Ia meminta umat Islam dengan sungguh-sungguh belajar dan mengamalkan Alquran.

Menurutnya, hal itu yang lebih utama dan wajib dilakukan setiap umat Islam.

"Apakah kita sudah sering membacanya (Alquran)? Apakah kita membela Alquran kita sudah mempelajarinya? Apakah kita membela Alquran untuk mengamalkannya? Tidak cukup hanya lisan dan semangat membela Alquran," kata Aa Gym.

Aa Gym mengatakan, umat Islam juga harus mengambil hikmah dari peristiwa Ahok itu.
Menurutnya, membela Alquran jauh lebih bermanfaat jika membelanya dengan akhlak Alquran yang ada di dalam diri kita.

"Kita semua tetap harus berjuang mewujudkan akhlak Qurani di Indonesia agar menjadi negara yang penuh berkah dan indah," kata Aa Gym.

About Author

Related items

  • Aa Gym : Membela Alquran Jangan Hanya Saat Dinistakan Saja
  • Kisah AA Gym Dirawat

    Attabayyun.com -Jakarta- Dokter Reza Widianto Sujud, seorang dokter muda yang biasa menangani pasien ICU. Laki-laki yang pernah mesantren di Daarut Tauhid tahun 1990an ini adalah dokter ahli jantung yang pertama menangani dai kondang KH. Abdullah Gymnastiar ketika sedang sakit jantung. Di Rumah Sakit (RS) Hasan Sadikin tempatnya mengabdi tidak ada dokter yang ‘berani’ menangani Aa Gym. Mereka mundur satu per satu.

    Dokter Reza biasa menangani pasien dengan kegawatan yang tinggi. Karena Aa Gym yang datang, maka Reza yang diminta dari pihak manajemen rumah sakit.

    “Aa Gym mau datang. (para dokter) nggak ada yang mau, sama kamu saja,” kata Dokter Reza menirukan ucapan pihak manajemen.

    Pemeriksaan awal yang dilakukan oleh Dokter Reza terhadap Aa Gym baik-baik saja. Sudah tampak gejala-gejala bahkan muncul alergi. Ia beserta tim mengecek semua, darahnya bagus, lalu memutuskan untuk memantau lebih bagus lagi. Dan diputuskan agar Aa Gym dirawat saja di rumah sakit, pada malam Minggu. Jumat sebelumnya dicek jantungnya baik-baik saja,hanya kolesterol 225 kata dokter.

    “Nyai, kaki abah sudah dingin, naik ke atas dinginnya. Kira-kira yang mau meninggal kayak gini. Maafin Abah,” kata Aa Gym pada istrinya yang di Jakarta.

    “Waah, jangan sembarangan bicara!” kata istri, Aa Gym dimarahi.

    Dokter Reza mengatakan indikasi Aa dirawat karena nyeri yang hebat. Ketika dalam kondisi itu, publik banyak yang tahu jadi tidak begitu banyak yang mengirimkan doa. Aa Gym diberi obat penahan rasa sakit. Dengan obat itu, Aa tidak terlihat sakit dan bisa tidur, sebab orang yang mengidap gejala seperti Aa Gym akan sulit tidur.

    Sakitnya Aa Gym yang sangat membahayakan adalah pada nyerinya. Bukan nyeri biasa tapi nyeri sekali hingga menjalar kemana-mana. Tapi Dokter Reza mendapatkan berita dari data-data yang didapat,seharusnya tensi Aa Gym tidak sebegitu tensinya.

    Tensi itu ada atas ada bawah. Tekanan darah yang terbaca 120/80 dikatakan sebagai tekanan darah yang normal dan sehat. Jika tekanan darah secara konsisten berada pada angka 140/90 atau lebih tinggi, maka bisa dikatakan tekanan darah tinggi atau hipertensi. Tensi kalau di atas 120, operasi ditunda. Ditakutkan pembuluh darah di dalam jantung itu pecah. Jika pecah, maka Aa Gym tidak bisa diselamatkan lagi.

    Dokter Reza ketika harus menghentikan jantung, suhu harus ia turunkan dari 36 ke 35 jantung terlihat semakin pelan, 34 pelan dan di angka 33 jantung mau berhenti. Dokter Reza mendengar jantung seperti sudah mau berhenti. Seperti sedang jalan sudah mau dekat pintu. Dan jantung Aa Gym ada di angka 32. Dokter dilanda kerisauan, cemas, apakah ini saatnya Aa Gym (pergi)?

    Kondisi seperti itu Aa Gym sendiri sudah merasa bahwa inilah saat hidupnya terakhir. Jantungnya sangat lemah. Ia pamitan, semua keluarga yang ada di situ menangis semua. Pemeriksaan terakhir suhunya diangka 32,7. Ia mengubah posisi badan dengan posisi sholat. Sholat yang paling khusyuk sepanjang sejarah. Daripada meninggal berbaring ia berusaha untuk duduk sholat. Ia minta jangan dipindahkan. Dan 32,7 adalah posisi jantung yang sangat rawan dan tidak mampu untuk duduk, tapi Aa Gym justru malah mampu.

    Sebagai orang yang sering mengoperasi jantung, Dokter Reza sering melihat kasus seperti itu dan biasanya di angka 32 jarang ada yang selamat. Dari 10 orang yang ia periksa, yang selamat baru satu yakni Aa Gym.

    “Yang betul itu?” Aa Gym kaget juga takjub dengan pernyataan Dokter. Pertanyaan itu disampaikan pasca Aa Gym sembuh dan sedang mengisi kajian. Masya Allah…

    Posisi dari 32 hingga 37 butuh alat penghangat yang harganya ratusan juta. Ternyata kenaikan suhu itu terjadi tak lain karena sholat yang dikerjakan Aa Gym.

  • 5 Pesan Aa Gym Ketika Ia Sedang Sakit

    Attabayyun.com-jakarta- Aa Gym dikabarkan sakit cepat menyebar. KH Abdullah Gymnastiar atau sering disapa sebagai Aa Gym pengasuh Pondok Pesantren Darut Tauhid, Geger Kalong, Bandung menitipkan pesan untuk para santri, jamaah dan ummat. Pesan ini beredar dari pesan singkat smartphone di kalangan santri dan jamaah.

    Inilah lima pesan yang disampaikan Aa Gym, "Pertama, jangan menunda kewajiban. Kedua, jangan menunda taubat. Yang ketiga, jangan sia-sia kan nikmat. Dan yang keempat, jauhi maksiat. Serta yang kelima, jika ingin khusnul khatimah, perbanyak khusnudzan (berbaik sangka) kepada Allah," begitu pesan yang disampaikan Aa dan beredar di pesan smartphone.

    Meski terbaring lemah Aa masih sempat menyampaikan pesan yang lain lagi. Kalimat terakhir Aa Gym masih menurut pesan berantai tersebut "Pengen ada umur buat nebus dosa, tapi jika memang tidak ada lagi umur, Aa lebih memilih ingin meninggal di masjid. Aa ingin dimakamkan di area pesantren, di dekat masjid. Jangan bangun apapun di atas kuburan Aa,'' kata Aa.

    Aa Gym juga mendoakan santrinya, ''Ya Allah, jadikanlah santri-santri ini hamba-hamba kesayangan-Mu, hafidz-hafidzah, shaleh-shalehah,'' begitu doa Aa.

    Kemudian setelah beliau masuk ke mihrab, anak-anak dan keluarga terlihat ikut masuk. Kata Aa, ''Banyak do'a buat Aa ya. Maafin Aa,'' pinta Aa Gym.

    Menurut informasi di kalangan santri, Aa Gym Sakit karena terkena virus herpes yang menyerang kulit wajah dan sebagian di badan sehingga membuat daya tahan tubuh Aa lemah, pusing, tekanan darahnya turun dan gulanya naik. Insya Allah butuh istirahat saja karena beliau kecapean. Namun Dalam beberapa kesempatan Aa Gym dikabarkan makin membaik.